Diet Mediterania pada parkinson

    Menekankan konsumsi nabati dan lemak sehat, sambil meminimalkan daging, dapat meningkatkan kesehatan. Ada bukti bahwa apa yang dikenal sebagai diet Mediterania dapat membantu mengurangi tekanan darah dan penyakit kardiovaskular.

    Diet ini menekankan makan lebih banyak sayuran dan lemak tak jenuh tunggal, seperti minyak zaitun, sementara mengkonsumsi protein tanpa lemak dalam jumlah yang lebih sedikit, termasuk ayam atau ikan yang mengandung asam lemak omega-3, seperti salmon.

    Menekankan makan buah, kacang, biji-bijian dan kacang-kacangan.

    Orang yang hidup dengan penyakit Parkinson (PD) sering memiliki kekhawatiran bahwa asupan protein dapat menurunkan efektivitas carbidopa / levodopa, salah satu obat umum yang digunakan untuk mengobati PD. Makanan tinggi protein dapat memperlambat penyerapan levodopa di otak.

Orang yang hidup dengan PD menemukan, ketika penyakit berkembang, bahwa makan sebagian besar protein mereka di kemudian hari lebih baik mengendalikan gejala mereka. Yang terbaik adalah mengonsumsi carbidopa / levodopa (Sinemet) 30 hingga 60 menit sebelum makan. Ini memungkinkan obat cepat diserap sebelum makanan dapat mengganggu.

    Karena Parkinson dapat memengaruhi fungsi pencernaan, orang yang hidup dengan PD dapat memperhatikan gejala seperti sembelit dan kenyang (perasaan kenyang setelah mengonsumsi sejumlah kecil makanan).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar